Rabu, 08 Januari 2020

Daud Dan Batsyeba

Shalom Bapak/Ibu/Sdr...
Selamat pagi semua...

Satu kebenaran Firman Tuhan yg memberkati saya dan keluarga pagi ini,  dalam:

2 Samuel 12: 1-25

Ketika Raja Daud sudah melakukan PELANGGARAN dgn cara yg sangat tidak terpuji, yaitu Membunuh URIA dgn cara yg cukup halus serta Mengambil / merebut istrinya Uria yaitu Batsyeba; menjadi istrinya (Karna hawa Nafsu).

Setelah itu, Nabi Natan memperingatkan Raja Daud, tentang perbuatan jahatnya terhadap Uria dan Bastyeba

Awalnya Nabi Natan memberi sebuah kiasan tentang si Kaya yg mengambil kambing domba si miskin. (2 Samuel 12: 1-4)

Perhatikan Respon Daud di: 
2 Samuel 12:5   Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: "Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.

Ternyata Raja Daud  tidak merasa bersalah dan tidak tau kalau apa yg sedang ia kerjakan, apa yg sudah dan sedang dia perbuat, salah dimata Tuhan; mungkin krna dia sedang merasa Dipakai dan di Urapi Tuhan, sebagai Raja Israel .... 😀😀😀😀


Tetapi dengan Santai Nabi Natan berkata dan berterus terang di ayat 7 Engkaulah (Daud) orang itu yg melakukan kejahatan itu.

Baru sadar ketika Nabi Natan Terus terang menyatakan kesalahan Raja Daud.

Barangkali demikian juga ada diantara kita, org kristen (jemaat) atau Hamba Tuhan, atau pelayan Tuhan  yg mungkin terjebak dalam kasus seperti yg di alami oleh Raja Daud: (Mungkin bukan membunuh, Bukan Berzinah),  tetapi melakukan penyimpangan Versi lain atau pelanggaran/perbuatan dosa (Entah Kesombongan, Iri hati, Dengki, Sakit hati, Menyakiti hati sesama, dll) sehingga hal itu menyakiti hati Tuhan; Tetapi tidak menyadari, kalau (ia /saya/ kita) sedang jatuh dalam dosa.

Maka dari itu, saya  merenungkan dalam2, keberadaan diriku dihadapan Tuhan, apakah ada penyimpangan hidupku, yg tidak kusadari, apakah saya sedang menyimpang, karna menggunakan kekuasaanku sebagai sebuah Power  yg tidak boleh disentuh, tidak boleh dicampurin oleh pihak lain...? Atau  Tidak menjalankan tugasku sesuai aturan yg ada dalam lembaga dimana sy bekerja, melayani atau apalah Dosa, yg tidak terlihat oleh manusia, tetapi Tuhan melihatnya..???? 🤔🤔🤔🤔🤔. Saya langsung minta ampun dihadapan Tuhan.

Dan, saya menjadi lega, ketika melihat Kasih Allah yg luar biasa, disampaikan oleh Nabi Natan kepada Raja Daud. Yg tidak MEMBUNUH/MEMATIKAN DAUD SEKETIKA Tetapi Dia harus menanggung KONSEKUENSI DARI PERBUATAN DOSANYA. Dan kemudian dia Benar2 BERTOBAT  2 Samuel 12:13  Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.    ( Bersyukur kalau kita masih Beroleh Kasih Karunia Tuhan.) Kebayang kan, kalau setiap kali kita berdosa, Tuhan langsung hukum.

Pelajaran berharga buat saya adalah:
PERTAMA (1)
Bersyukur kalau Tuhan masih mau memperingatkan saya/kita (Siapapun kita)  jika sedang jatuh dalam Dosa / melakukan pelanggaran dihadapan Tuhan. Pelanggaran BESAR atau KECIL  (Menipu kecil-kecilan, Berbohong Kecil-kecilan 😀😀😀)  sama saja dihadapan Tuhan.

Tuhan punya banyak cara untuk mengingatkan kita, menegor kita.

Bisa melalui orang TerDekat kita-Sahabat, Teman, Saudara Bisa melalui Orang yg Sederajat dengan kita Bisa melalui Orang yg lebih tinggi, atau lebih rendah Derajat hidupnya dibanding dengan kita. Bahkan bisa saja melalui orang yg Tidak sedang baik Hubungannya dengan kita (lagi musuhan 😀). Bisa  melalui Binatang (Ingat kisah Bileam Bin Beor ?  Bilangan 22* - Tuhan ingatkan dia melalui Keledai bisu; supaya menghentikan niatnya untuk mengutuki Israel) krna dia di UPAHIN oleh Balak.

Yg terpenting:  Bagaimana kita meresponinya Maukah kita membuka hati, merendahkan diri dan berbalik dari pelanggaran kita. Seperti Raja Daud Menyadari keberadaan dirinya.

Ke DUA (2)
Nabi Natan adalah perpanjangan tangan Tuhan. Dan mari kita belajar dari caranya mengingatkan Raja Daud. (2Samuel 12:1-4)


Satu hal lagi, mari kita menerapkan 
Matius 18:15-20  "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali._ Dan baca Ayat selanjutnya........ 
(Ibu Pdt. Lies Santoso; Pernah bagikan ayat ini).

Dan juga Amsal 27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi._ 

Selamat pagi,
Selamat beraktifitas,
Tuhan Yesus memberkati kita semua🙏🙏

Salam,
Junius Zendrato (Ama Arcel)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar