Renunganku hari ini:
2 Raja-raja 2 : 23 - 25.
Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: "Naiklah botak, naiklah botak!" Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka empat puluh dua orang anak. Dari sana pergilah ia ke gunung Karmel dan dari sana pula kembalilah ia ke Samaria.
Saudara, Elisa adalah seorang Nabi (Hamba Tuhan), Tentunya, seorang Nabi, tidak mungkin hidup sembarangan. Sudah Tentu bisa menjaga sikap, mampu menguasai diri, sekalipun jemaatnya atau pengikutnya mungkin sering menjengkelkan, suka bertindak aneh-aneh, bahkan tidak sedikit yg berani "KURANGAJAR DENGAN HAMBA TUHAN" (Kalau dalam versi kita sekarang ini: Jemaat berani nyinyir dengan Pendeta, berani merendahkan Pendeta dan menganggap Hamba Tuhan gak tegas, dan lain sebagainya).
Perhatikan ayat firman Tuhan diatas; Bocah2 dari kota itu NGATA-NGATAIN Elisa dengan sebutan BOTAK.
Kemungkinan besar Elisa sudah sangat _JUEEENGKEEELLL- Banget sama Bocah2 itu, akhirnya keluar juga kata2 kutuk dari seorang NABI. Padahal dia seorang NABI loh. Perhatikan akibat yg di terima oleh bocah2 itu... SADIS KALI KAN...
Saya bersyukur sekali karna beberapa Hamba Tuhan yg pernah saya kenal (Baik waktu saya di GPIN Bekasi - Pdt. Molala Laoli & Pdt. Untung Basuki); (di GKMI BIGAND - ada Pak Pdt. Togu Tampubolon) dan sekarang kami ibadah di GSJA SWS Kedaung Barat Tangerang - Ada Pdt. Alfri Rompas) . Belum pernah sekalipun saya mendengar mereka MENGUTUK , apalagi merendahkan jemaatnya dengan kata-kata kasar dan tidak sopan.
Malah sebaliknya Jemaatnya yg kadang2 kurang memahami kasih dan perhatian seorang GEMBALA terhadap 1 jiwa yg Tuhan sudah percayakan bagi mereka. Jadi, kalau kita ini adalah jemaat, domba gembalaannya pak Pendeta kita, gak sampai di KUTUK oleh pendeta karna kita suka Kurangajar, maka bersyukurlah.
Roma 2 : 4 Berkata demikian : "
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
Jadi Kalau seorang Pendeta masih mengasihi jemaatnya dan masih bermurah hati, BERSYUKURLAH... itu berarti Si Pendeta sedang menantikan anda BERTOBAT .... Baca lagi ayat selanjutnya dari Roma 2 : 6-11 .. NGERI KAli Bah....!!! 😂😂😂
Saudaraku yg dikasihi Tuhan, ingat ini: Kalau sampai Hamba TUHAN Marah atau Murka karna jemaatnya sudah keterlaluan & Berani KURANGAJAR & Mengata-ngatai Hamba Tuhan Sembarangan; ketahuilah, bahwa HAMBA TUHAN BISA MURKA Seperti Elisa. Dan saya mau kasi tau : Pendeta adalah HAMBA TUHAN & itu artinya"MURKA Hamba TUHAN adalah SAMA AJA MURKA TUHAN JUGA. Jangan main-main, dan Berhentilah berbuat yg TIDAK SOPAN TERHADAP HAMBA TUHAN, Sebelum murka itu menimpa dirimu.
Tuhan Yesus memberkati setiap orang yg membaca. Kalau anda diberkati, share dengan yg lain, supaya tidak sembarangan dengan Pemimpin.
Salam, disela-sela kesibukanku.
Junius Zendrato
(Ama Arcel)